Sabtu, 29 November 2014

Keamanan Sistem Operasi

Security Operating System

            Sebagian besar sistem ini didasarkan pada ilmu pengetahuan yang dikembangkan pada tahun 1980 dan digunakan untuk memproduksi apa yang mungkin ada dalam beberapa sistem operasi. Selain itu sistem ini juga menggunakan berbagai macam contoh seperti dari kebijakan keamanan komputer model Bell-LaPadula, pada contoh ini kita didasarkan pada kopling fitur perangkat keras mikroprosesor khusus dan juga sering melibatkan unit manajemen memori ke kernel operasi khusus dengan benar dalam menerapkan sistem tersebut. Ini bertujuan untuk membentuk dasar sistem operasi yang aman, dan pada bagian kritis tertentu dirancang dan diterapkan dengan benar, dapat memastikan kemustahilan mutlak penetrasi oleh elemen yang sedang bermusuhan. Sistem operasi ini dirancang terutama bertujuan untuk melindungi informasi keamanan nasional, rahasia militer, dan data lembaga keuangan internasional.
Contoh dari alat keamanan tersebut seperti Orange Book-1 untuk dioperasikan selama rentang "Top Secret" untuk "unclassified" (termasuk Honeywell SCOMP, USAF SACDIN, NSA hitam dan Boeing MLS LAN). Sistem ini di gunakan pada web server, penjaga, database server, dan host manajemen dan digunakan tidak hanya untuk melindungi data yang tersimpan pada sistem tetapi juga untuk memberikan perlindungan tingkat tinggi untuk koneksi jaringan dan layanan routing.

KEAMANAN
Keamanan sistem komputer sendiri adalah untuk menjamin sumber daya agar tidak digunakan atau dimodifikasi oleh pengguna yang tidak memiliki akses.
Keamanan sistem terbagi menjadi 3, yaitu:
·         Keamanan eksternal (External Security): berkaitan dengan pengamanan fasilitas komputer dari penyusup, bencana alam, dll.
·         Keamanan Interface Pemakai (User Interface Security) : berkaitan dengan identifikasi pemakai sebelum mengakses program dan data.
·         Keamanan Internal (Internal Security): Berkaitan dengan pengamanan beragam kendali yang dibangun pada perangkat keras komputer Anda dan sistem operasi untuk menjaga integritas program dan data.
Masalah-masalah Keamanan

Pada keamanan, terdapat 2 masalah penting, yaitu:
1.      Kehilangan Data (data loss)

Kehilangan data dapat disebabkan antara lain:
·         Bencana: kebakaran, banjir, gempa bumi, perang, kerusuhan dll.
·         Kesalahan perangkat keras: tidak berfungsinya hardware.
·         Kesalahan/kelalaian manusia: kesalahan memasukkan data, eksekusi program yang salah, kehilangan data dapat diatasi dengan melakukan backup terlebih dahulu yang saat ini telah tersedia secara online.

2.      Penyusup (intruder)

Penyusup terdiri dari:
·         Penyusup pasif, yaitu yang membaca data yang tidak diotorisasi.
·         Penyusup aktif, yaitu mengubah data yang tidak di otorisasi.
Ancaman-ancaman Keamanan
Sasaran pengamanan adalah menghindari, mencegah dan mengatasi ancaman terhadap sistem. Kebutuhan keamanan sistem komputer dikategorikan 3 aspek, yaitu:
·         Kerahasiaan (secrecy, diantaranya adalah privasi), Keterjaminan bahwa informasi di sistem komputer hanya dapat diakses oleh pihak-pihak yang diotorisasi.
·         Integritas (integrity), Keterjaminan bahwa sumber daya sistem komputer hanya dapat diubah oleh pihak-pihak yg diotorisasi.
·         Ketersediaan (availability), Keterjaminan bahwa sumber daya sistem komputer hanya dapat diubah oleh pihak-pihak yang diotorisasi saat diperlukan.
Teknik Untuk Mengamankan Komputer Anda
Password
Pengguna memilih satu kata kode sebagai tembok pengaman, mengingatnya dan memasukkannya pada saat akan mengakses sistem komputer.
Teknik ini mempunyai kelemahan yang sangat banyak dan mudah ditembus. Pengguna cenderung memilih password yang mudah diingat. Seseorang yang kenal dengan pemakai dapat mencoba login dengan sesuatu yang diketahuinya mengenai pemakai.
Dalam percobaan menyatakan proteksi password dapat ditembus dengan mudah. Percobaan yang dilakukan adalah:
Terdapat file berisi nama depan, nama belakang, nama jalan, tempat lahir, tanggal lahir, dll.
Isi file dicocokkan dengan file password. Hasil percobaan menunjukkan lebih dari 86% cocok dengan password yang digunakan pemakai di file password.



Sumber : http://portal.paseban.com/article/9229/keamanan-sistem-operasi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar