Rabu, 12 April 2017

PENGANTAR KOMPUTASI CLOUD


A. PENDAHULUAN
Teknologi informasi merupakan salah satu hal yang tidak akan lepas dari kehidupan manusia. Karena teknologi informasi ini sudah ada sejak berabad-abad lalu dan hingga kini masih terus berkembang. Tanpa adanya teknologi informasi, manusia akan kesulitan untuk berkomunikasi dan menyampaikan informasi.
Salah satunya adalah cloud computing, teknologi ini berbasis internet dan internetlah sebagai pusat penyimpanan data ( server ). Cloud computing sudah dipakai banyak perusahaan – perusahaan besar didunia, contohnya: google driver. 
B. Pengantar Komputasi Grid
Menurut definisi Grid Computing atau Komputasi Grid merupakan salah satu dari tipe Komputasi Paralel, adalah penggunaan sumber daya yang melibatkan banyak komputer terpisah secara geografis namun tersambung via jalur komunikasi (termasuk Internet) untuk memecahkan persoalan komputasi skala besar. Semakin cepat jalur komunikasi terbuka, maka peluang untuk menggabungkan kinerja komputasi dari sumber-sumber komputasi yang terpisah menjadi semakin meningkat. Dengan demikian, skala komputasi terdistribusi dapat ditingkatkan secara geografis lebih jauh lagi, melintasi batas-batas domain administrasi yang ada.
Suatu sistem melakukan komputasi grid yaitu :
Sistem tersebut melakukan koordinasi terhadap sumberdaya komputasi yang tidak berada dibawah suatu kendali terpusat. Seandainya sumber daya yang digunakan berada dalam satu cakupan domain administratif, maka komputasi tersebut belum dapat dikatakan komputasi grid.
Sistem tersebut menggunakan standard dan protokol yang bersifat terbuka (tidak terpaut pada suatu implementasi atau produk tertentu). Komputasi grid disusun dari kesepakatan-kesepakatan terhadap masalah yang fundamental, dibutuhkan untuk mewujudkan komputasi bersama dalam skala besar. Kesepakatan dan standar yang dibutuhkan adalah dalam bidang autentikasi, otorisasi, pencarian sumberdaya, dan akses terhadap sumber daya.Misalnya TCP/IP.
Sistem tersebut berusaha untuk mencapai kualitas layanan yang canggih, (nontrivial quality of service) yang jauh diatas kualitas layanan komponen individu dari komputasi grid tersebut.
Beberapa konsep dasar dari Komputasi Grid :
1.    Sumber daya dikelola dan dikendalikan secara lokal.
2.    Sumber daya berbeda dapat mempunyai kebijakan dan mekanisme berbeda, mencakup Sumber daya komputasi dikelola oleh sistem batch berbeda, Sistem storage berbeda pada node berbeda, Kebijakan berbeda dipercayakan kepada user yang sama pada sumber daya berbeda pada Grid.
3.    Sifat alami dinamis: Sumber daya dan pengguna dapat sering berubah
4.    Lingkungan kolaboratif bagi e-community (komunitas elektronik, di internet).
Tiga hal yang di-sharing dalam sebuah sistem grid, antara lain : Resource, Network dan Proses. Kegunaan / layanan dari sistem grid sendiri adalah untuk melakukan high throughput computing dibidang penelitian, ataupun proses komputasi lain yang memerlukan banyak resource komputer.
Secara generik, keuntungan dasar dari penerapan komputasi Grid, yaitu:
1.    Perkalian dari sumber daya: Resource pool dari CPU dan storage tersedia ketika idle.
2.    Lebih cepat dan lebih besar: Komputasi simulasi dan penyelesaian masalah apat berjalan lebih cepat dan mencakup domain yang lebih luas.
3.    Software dan aplikasi: Pool dari aplikasi dan pustaka standard, Akses terhadap model dan perangkat berbeda, Metodologi penelitian yang lebih baik.
4.    Data: Akses terhadap sumber data global, dan Hasil penelitian lebih baik.
C. Virtualisasi

Ada dua istilah yang sedang popouler saat ini dalam hal teknologi komputasi, yaitu Virtualisasi dan Cloud computing, namun saat ini sepertinya banyak yang menganggap bahwa virtualisasi dan cloud computing adalah hal yang sama, padahal sebenarnya cloud computing itu lebih dari sekedar virtualisasi.

Virtualisasi adalah sebuah teknologi, yang memungkinkan anda untuk membuat versi virtual dari sesuatu yang bersifat fisik, misalnya sistem operasi, storage data atau sumber daya jaringan. Proses tersebut dilakukan oleh sebuah software atau firmware bernama Hypervisor. Hypervisor inilah yang menjadi nyawanya virtualisasi, karena dialah layer yang “berpura – pura” menjadi sebuah infrastruktur untuk menjalankan beberapa virtual machine. Dalam prakteknya, dengan membeli dan memiliki satu buah mesin, anda seolah – olah memiliki banyak server, sehingga anda bisa mengurangi pengeluaran IT untuk pembelian server baru, komponen, storage, dan software pendukung lainnya.

Dalam hardware virtualization, perangkat lunak bekerja membentuk sebuah virtual machine yang bertindak seolah-olah seperti sebuah komputer asli dengan sebuah sistem operasi terinstall di dalamnya. Salah contoh yang mudah misalkan terdapat satu buah komputer yang telah terinstall GNU/Linux Ubuntu. Kemudian dengan menggunakan perangkat lunak virtualization semisal Virtualbox kita dapat menginstall dua buah sistem operasi lain sebagai contoh Windows XP dan FreeBSD.

Sistem operasi yang terinstall di komputer secara fisik dalam hal ini GNU/Linux Lubuntu disebut sebagai host machine sedangkan sistem operasi yang diinstall diatasnya dinamakan guest machine. Istilah host dan guest dikenalkan untuk memudahkan dalam membedakan antara sistem operasi fisik yang terinstall di komputer dengan sistem operasi yang diinstall diatasnya atau virtualnya.

Perangkat lunak yang digunakan untuk menciptakan virtual machine pada host machine biasa disebut sebagai hypervisor atau Virtual Machine Monitor (VMM). Menurut Robert P. Goldberg pada tesisnya yang berjudul “Architectural Principles For Virtual Computer Systems” pada hal 23 menyebutkan bahwa tipe-tipe dari VMM ada 2 yaitu :
  • · Type 1 berjalan pada fisik komputer yang ada secara langsung. Pada jenis ini hypervisor / VMM benar-benar mengontrol perangkat keras dari komputer host-nya. Termasuk mengontrol sistem operasi-sistem operasi guest-nya. Contoh implementasi yang ada dan sudah saya coba secara langsung ialah VMWare ESXi. Adapun contoh yang lain yang ada seperti Microsoft Hyper-V.
  • Type 2 berjalan pada sistem operasi diatasnya. Pada tipe ini tentunya guest sistem operasi nya berada di layer diatasnya lagi.

Jenis virtualisasi perangkat-keras adalah sebagai berikut :

Perangkat-Keras

Istilah virtualisasi perangkat-keras mengacu kepada upaya menciptakan mesin virtual yang bekerja layaknya sebuah komputer lengkap dengan sistem operasi. Istilah mesin tuan-rumah(host) mengacu kepada mesin tempat virtualisasi bersemayam sementara istilah mesin tamu (guest) mengacu kepada virtual mesin itu sendiri. Istilah hyperviso mengacu kepada perangkat lunak atau firmware yang membuatmesinvirtual.
  • ·         Para-virtualisasi:Perangkat keras tidak disimulasikan tetapi perangkat-lunak tamu berjalan dalam domainnya sendiri seolah-olah dalam sistem yang berbeda. Dalam hal ini perangkat-lunak tamu perlu disesuaikan untuk dapat berjalan.
  • ·         Virtualisasi sebagian:Tidak semua aspek lingkungan disimulasikan tidak semua perangkat-lunak dapat langsung berjalan, beberapa perlu disesuaikan untuk dapat berjalan dalam lingkungan virtual ini.
  • ·         Virtualisasi penuh:Hampir menyerupai mesin asli dan mampu menjalankan perangkat lunak tanpa perlu diubah.

Vitualisasi perangkat-keras harus dibedakan dengan emulasi perangkat-keras. Pada emulasi perangkat-keras sebuah perangkat-keras meniru kerja perangkat-keras lain, sementara pada virtualisasi perangkat-keras sebuah hypervisor (sebuah software) meniru kerja perangkat keras tertentu atau bahkan keseluruhan komputer. Lebih lanjuthypervisor jangan dirancu dengan emulator. Keduanya mempunyai definisi yang sama tapi domain pembicaraannya berbeda.

Virtualisasi desktop

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas Virtualisasi Desktop merupakan hasil teknologi dengan konsep Virtual Desktop Infrastructure (VDI) yang sedang berkembang. Dimana desktop adalah komputer kerja juga bisa disebut komputer meja yang dipakai untuk kerja sehari–hari dalam satu lokasi bisa di rumah maupun di kantor. Dan lebih diperuntukkan kepada perusahaan dengan karyawan yang menggunakan komputer, sehingga desktop (komputer kerja) tidak lagi harus wujud fisik komputer yang besar tetapi sudah dalam bentuk virtual yang akan dapat diakses dengan model klien-server.

Keunggulan dan kekurangan

Dengan penerapan teknologi virtualisasi desktop di lingkungan perusahaan ataupun penyedia komputasi awan tentu ada pertimbangan–pertimbangan yang harus diperhatikan.

Berikut adalah keuntungan–keuntungan penerapan virtualisasi desktop:
1.    Membangun atau provisioning desktop baru secara sistem operasi lebih mudah.
2.    Penyerdehanaan sistem operasi dan aplikasi.
3.    Mengurangi downtime apabila: kegagalan hardware dan proses migrasi data.
4.    Mobileakses dengan data terpusat.
5.  Dari pengguna bisa menggunakan platformapapun karena yang dibutuhkan adalah fungsi remote.

Sedangkan kekurangannya adalah sebagai berikut :
1.    Potensi risiko keamanan jaringan tidak dikelola dengan baik.
2.    Kesulitan aplikasi kompleks (seperti multimedia).
3. Downtime jaringan akan berakibat fatal dan berdampak ke semua user atau pengguna.
4.    Ketergantungan konektivitas jaringan publik.

D.   Distributed Computation dalam Cloud Computing

Komputasi terdistribusi merupakan bidang ilmu komputer yang mempelajari sistem terdistribusi. Sebuah sistem terdistribusi terdiri dari beberapa komputer otonom yang berkomunikasi melalui jaringan komputer. Komputer yang saling berinteraksi untuk mencapai tujuan bersama. Suatu program komputer yang berjalan dalam sistem terdistribusi disebut program didistribusikan, dan didistribusikan pemrograman adalah proses menulis program tersebut. Distributed computing juga mengacu pada penggunaan sistem terdistribusi untuk memecahkan masalah komputasi. Dalam distributed computing, masalah dibagi menjadi banyak tugas, masing-masing yang diselesaikan oleh satu komputer.

Kegiatan ini merupakan kumpulan beberapa computer yang terhubung untuk melakukan pendistribusian, seperti mengirim dan menerima data serta melakukan interaksi lain antar computer yang dimana membutuhkan sebuah jaringan agar computer satu dan lainnya bisa saling berhubung dan melakukan interaksi. Hal ini semua dilakukan dengan cloud computing yang seperti kita ketahui memberikan layanan dimana informasinya disimpan di server secara permanen dan disimpan di computer client secara temporary.

Komputasi Terdistribusi merupakan salah satu tujuan dari Cloud Computing, karena menawarkan pengaksesan sumber daya secara parallel, para pengguna juga bisa memanfaatkannya secara bersamaan (tidak harus menunggu dalam antrian untuk mendapatkan pelayanan), terdiri dari banyak sistem sehingga jika salah satu sistem crash, sistem lain tidak akan terpengaruh, dapat menghemat biaya operasional karena tidak membutuhkan sumber daya (resourches). 

Distribusi komputasi ini memiliki definisi mempelajari penggunaan terkoordinasi dari computer secara fisik terpisah atau terdistribusi. Pada distributed computing ini, program dipisah menjadi beberapa bagian yang dijalankan secara bersamaan pada banyak computer yang terhubung melalui jaringan internet.

E. Map Reduce dan No SQL

Map-Reduce adalah salah satu konsep teknis yang sangat penting di dalam teknologi cloud terutama karena dapat diterapkannya dalam lingkungan distributed computing. Dengan demikian akan menjamin skalabilitas aplikasi kita. Salah satu contoh penerapan nyata map-reduce ini dalam suatu produk adalah yang dilakukan Google. Dengan inspirasi dari functional programming map dan reduce Google bisa menghasilkan filesystem distributed yang sangat scalable, Google Big Table. Dan juga terinspirasi dari Google, pada ranah open source terlihat percepatan pengembangan framework lainnya yang juga bersifat terdistribusi dan menggunakan konsep yang sama, project open source tersebut bernama Apache Hadoop.

NoSQL adalah istilah untuk menyatakan berbagai hal yang didalamnya termasuk database sederhana yang berisikan key dan value seperti Memcache, ataupun yang lebih canggih yaitu non-database relational seperti MongoDB, Cassandra, CouchDB, dan yang lainnya.

Wikipedia menyatakan NoSQL adalah sistem menejemen database yang berbeda dari sistem menejemen database relasional yang klasik dalam beberapa hal. NoSQL mungkin tidak membutuhkan skema table dan umumnya menghindari operasi join dan berkembang secara horisontal. Akademisi menyebut database seperti ini sebagai structured storage, istilah yang didalamnya mencakup sistem menejemen database relasional.

F.    NoSQL Database

Database NoSQL yang mencangkup arsitektur, berusaha untukmemecahkan masalah skalabilitas dan kinerja data yang besar yang database relasional tidak dirancang untuk menangani. NoSQL ini sangat berguna ketika perusahaan perlu untuk mengakses dan menganalisis sejumlah besar data terstruktur atau data yang disimpan dari jarak jauh pada beberapa virtual server di awan.

sumber: 
https://auditakusuma22.wordpress.com/2016/05/01/pengantar-komputasi-cloud-dan-artikel-komputasi-modern/
https://adhibarfan.wordpress.com/2016/04/21/pengantar-komputasi-cloud/

Kamis, 30 Maret 2017

TEORI KOMPUTASI


Secara umum iIlmu komputasi adalah bidang ilmu yang mempunyai perhatian pada penyusunan model matematika dan teknik penyelesaian numerik serta penggunaan komputer untuk menganalisis dan memecahkan masalah-masalah ilmu (sains).

Dalam penggunaan praktis, biasanya berupa penerapan simulasi komputer atau berbagai bentuk komputasi lainnya untuk menyelesaikan masalah-masalah dalam berbagai bidang keilmuan, tetapi dalam perkembangannya digunakan juga untuk menemukan prinsip-prinsip baru yang mendasar dalam ilmu.

Bidang ini berbeda dengan ilmu komputer (computer science), yang mengkaji komputasi, komputer dan pemrosesan informasi. Bidang ini juga berbeda dengan teori dan percobaan sebagai bentuk tradisional dari ilmu dan kerja keilmuan. Dalam ilmu alam, pendekatan ilmu komputasi dapat memberikan berbagai pemahaman baru, melalui penerapan model-model matematika dalam program komputer berdasarkan landasan teori yang telah berkembang, untuk menyelesaikan masalah-masalah nyata dalam ilmu tersebut.

Contoh implementasi komputasi dalam bidang :

Fisika

Fisika komputasi adalah subjek yang berhubungan dengan berbagai perkiraan numerik; perkiraan solusi yang ditulis sebagai sejumlah besar bilangan terbatas (finite) dari operasi matematika sederhana (algoritma), dan komputer digunakan untuk melakukan operasi tersebut dan menghitung solusi dan errornya.

Kimia

Kimiawan komputasi kebanyakan “sekedar” menggunakan program komputer dan metodologi yang ada dan menerapkannya untuk permasalahan kimia tertentu. Di antara sebagian besar waktu yang digunakan untuk hal tersebut, kimiawan komputasi juga dapat terlibat dalam pengembangan algoritma baru, maupun pemilihan teori kimia yang sesuai, agar diperoleh proses komputasi yang paling efisien dan akurat.

Terdapat beberapa pendekatan yang dapat dilakukan:

-Kajian komputasi dapat dilakukan untuk menemukan titik awal untuk sintesis dalam laboratorium.

-Kajian komputasi dapat digunakan untuk menjelajahi mekanisme reaksi dan menjelaskan pengamatan pada reaksi di laboratorium.

-Kajian komputasi dapat digunakan untuk memahami sifat dan perubahan pada sistem makroskopis melalui simulasi yang berlandaskan hukum-hukum interaksi yang ada dalam sistem.

Matematika

Implementasi komputasi dalam cabang ilmu matematika yakni keikut sertaan peran komputer dalam menyelesaikan permasalahan permasalahan komputer dalam ilmu matematika,

Mengingat pentingnya cabang ilmu matematika dalam kehidupan sehari hari kemudian komputasi memainkan peran yang semakin menguat, baik itu di ilmu pengetahuan, maupun di matematika.

Ekonomi

Komputasi di bidang ekonomi adalah komputasi statistik. Komputasi statistik  adalah jurusan yang mempelajari teknik pengolahan data, membuat program, dan analisis data serta teknik penyusunan sistem informasi statistik seperti penyusunan basis data, komunikasi data, sistem jaringan, dan diseminasi data statistik.

Geologi

Komputasi geologi umumnya di gunakan di bidang pertambangan  sebuah sistem komputer digunakan untuk menganalisa bahan-bahan mineral dan barang tambang yang terdapat di dalam tanah.

Geografi

Komputasi  dalam bidang geologi biasanya di gunakan untuk peramalan cuaca, di Indonesia khususnya ada salah satu instansi Negara dengan nama BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika) yakni instansi negara yang meneliti mengamati tentang metereologi klimatologi kualitas udara dan geofisika supaya tetap sesuai dengan perundang undangan yang berlaku di Indonesia.

Sumber:
           


Minggu, 09 Oktober 2016

Cara menginstal dan mengkonfigurasi DNS Server pada Windows Server 2003


DNS (Domain Name System, bahasa Indonesia: Sistem Penamaan Domain) adalah sebuah sistem yang menyimpan informasi tentang nama host maupun nama domain dalam bentuk basis data tersebar (distributed database) di dalam jaringan komputer, misalkan: Internet. DNS menyediakan alamat IP untuk setiap nama host dan mendata setiap server transmisi surat (mail exchange server) yang menerima surat elektronik (email) untuk setiap domain.

Sebelum Anda mulai untuk mengkonfigurasi DNS, Anda harus mengumpulkan beberapa informasi dasar. Internic harus menyetujui beberapa informasi ini untuk digunakan di Internet, tetapi jika Anda mengkonfigurasi server ini untuk penggunaan internal saja, Anda dapat memutuskan apa nama dan alamat IP untuk menggunakan. 

Anda harus memiliki informasi berikut:
-Nama domain (disetujui oleh Internic).
-IP alamat dan host nama setiap server yang Anda inginkan untuk memberikan resolusi nama untuk.

*Catatan: Server mungkin server mail Anda, akses publik server, server FTP, WWW server, dan lain-lain. 

Sebelum mengkonfigurasi komputer Anda sebagai DNS, pastikan bahwa kondisi berikut ini benar:
Sistem operasi Anda dikonfigurasi dengan benar. Dalam keluarga Windows Server 2003, layanan DNS tergantung pada konfigurasi yang benar dari sistem operasi dan layanan, seperti TCP/IP. Jika Anda memiliki instalasi sistem operasi Windows Server 2003 yang baru, maka Anda dapat menggunakan pengaturan default layanan. Anda tidak harus mengambil tindakan tambahan. Anda telah dialokasikan semua ruang disk yang tersedia.
Semua volume disk yang ada menggunakan sistem file NTFS. FAT32 volume tidak aman, dan mereka tidak mendukung kompresi file dan folder, kuota disk, enkripsi file atau individu file permissions

Menginstal DNS

Wizard komponen jendela yang terbuka. Untuk melakukannya, gunakan langkah-langkah berikut:

-Klik Start, klik Control Panel, dan kemudian klik Add or Remove Programs.
-Klik Add/Remove Windows Components.
-Komponen, pilih kotak centang Layanan jaringan , dan kemudian klik rincian.
-Di Subkomponen dari jaringan layanan, pilih kotak centang Domain Name System (DNS) , klik OK, dan kemudian klikberikutnya.
-Jika Anda diminta, dalam menyalin file dari, ketik path lengkap dari distribusi file, dan kemudian klik OK.

Langkah-langkah konfigurasi DNS Server


1. Pertama kita masukan CD Windows Server 2013 pada CD-ROM.
2. Mulai dengan klik start menu.
3. Lalu pilih "Control panel".
4. Kemudian pilin "add or remove programs". Setelah anda memilih add or remove a rool, computer akan bekerja dan segera tampil tayangan berikutnya.
5. Tidak lama setelah itu, computer menampilkan semua komponen yang telah diinstall. Lalu kita pilih “add or remove windows components”.
6. Pada windows components pilih “Networking services” untuk menginstall apa yang kita butuhkan.
7. Kemudian pilih “Detail”.
8. Pada detail networking services, beri tanda “centang” pada DNS. Kemudian Next untuk melanjutkannya.
9. Tunggu beberapa saat supaya computer mencopy file dari Cd. Lalu Finish.
10. Setelah DNS diinstall, pilih “DNS” pada “Administrative tools”.
11. Setelah tampil klik kanan pada “Forward Lookup Zones”, lalu kita pilih “New Zone…”.
12. Klik Next untuk melanjutkannya.
13. Pada “Zone Type” atau Tipe zona, kita pilih “Primary zone”. Lalu klik next untuk keterangan selanjutnya.
14. Setelah itu kita akan mengisi nama zona. 
Contohnya :
· Zone name : boss.com
Lalu klik next lagi.
15. Setelah itu muncul kotak dialog “Zone File”. Kita akan memilih “Create a new file with this file name” untuk membuat file baru dengan nama yang tertera pada bawah option. Setelah itu klik next.
16. Pada “Dynamic Update” biarkan saja pilihan kita pada “Do not allow dynamic updates”. Kemudain klik next.
17. Setelah semua Complete., klik Finish.
18. Pada folder Forward Lookup Zones telah ada folder boss.com. sekarang kita akan membuat “Host” pada folder “boss.com”.
19. Klik kanan pada “boss.com”, lalu pilih “New Host(A)…”.
20. Lalu kita isi nama dan IP Addressnya. 
Contoh :
· Name (uses parent domain name if blank) : www
· IP_address : 172.24.0.1
Setelah diisi, klik “Add Host”. Host pun telah terbuat. Lalu kita akan membuat Alias baru atau pengganti nama dari IP Address menjadi nama server.
21. Klik kanan pada “boss.com”, lalu pilih “New Alias (CNAME)…”.
22. Pada “New Resource Record”, isi nama pada “Alias name (uses parent domain if left blank)”. Lalu klik “Browse untuk mencari host yang telah kita buat sebelumnya tadi. Kemudian klik ok.
23. Konfigurasi DNS pun selesai.

Menginstal DNS

Menjalankan Mengkonfigurasi DNS Wizard untuk mengkonfigurasi DNS

Jika halaman Ringkasan dari pilihan daftar kedua item, klik berikutnya. Jika halaman Ringkasan dari pilihan tidak daftar kedua item, klik kembali untuk kembali ke halaman Peran Server , klik DNS, dan kemudian klik berikutnya.

Ketika Wizard Mengkonfigurasi Server Anda menginstal layanan DNS, pertama menentukan apakah alamat IP untuk server ini statis atau dikonfigurasi secara otomatis. Jika server Anda saat ini dikonfigurasi untuk mendapatkan alamat IP secara otomatis, halaman Konfigurasi komponen komponen Windows Wizard akan meminta Anda untuk mengkonfigurasi server ini dengan alamat IP statis.
 Untuk melakukannya:
-Dalam kotak dialog Properti sambungan Area lokal , klik Internet Protocol (TCP/IP), dan kemudian klikproperti.
-Di kotak dialog Properties protokol Internet (TCP/IP) , klik Gunakan alamat IP berikut, dan kemudian ketik alamat IP statis, subnet mask, dan default gateway untuk server ini.
-Dalam Pilihan DNS, ketik alamat IP dari server ini.
-Dalam Alternatif DNS, ketik alamat IP server DNS internal lain, atau kosongkan kotak ini.
-Setelah Anda selesai mendirikan alamat statis untuk DNS, klik OK, dan kemudian klik dekat.


Setelah Anda mengklik tutup, mengkonfigurasi mulai DNS Server Wizard. Di wizard, ikuti langkah berikut:
-Pada halaman Pilih konfigurasi tindakan , pilih kotak centang membuat zona lookup maju , dan kemudian klikberikutnya.
-Untuk menentukan bahwa DNS ini menyelenggarakan sebuah zona DNS yang berisi sumber DNS records untuk sumber daya jaringan Anda, pada halaman Utama Lokasi Server , klik server ini mempertahankan zona, dan kemudian klik berikutnya.
-Pada halaman Nama zona , zona nama, menentukan nama zona DNS untuk jaringan Anda, dan kemudian klikberikutnya. Nama zona adalah sama dengan nama DNS domain untuk organisasi kecil atau kantor cabang.
-Pada halaman Dinamis Update , klik memungkinkan nonsecure dan aman dinamis update, dan kemudian klikberikutnya. Hal ini memastikan bahwa sumber daya DNS untuk sumber daya dalam jaringan Anda diperbarui secara otomatis.
-Pada halaman Forwarders , klik ya, itu harus meneruskan permintaan ke DNS Server dengan alamat IP berikut, dan kemudian klik berikutnya. Bila Anda memilih konfigurasi ini, Anda meneruskan semua permintaan DNS untuk nama DNS di luar jaringan Anda ke DNS baik ISP atau kantor pusat. Ketik satu atau lebih alamat IP yang baik ISP atau kantor pusat DNS server Anda menggunakan.
-Pada halaman menyelesaikan Mengkonfigurasi DNS Wizard dalam Mengkonfigurasi DNS Wizard, Anda dapat mengklik kembali untuk mengubah pengaturan. Untuk menerapkan pilihan Anda, klik Finish.
-Setelah Anda selesai Mengkonfigurasi DNS Wizard, mengkonfigurasi Server Anda Wizard menampilkan halaman ini Server adalah sekarang Server DNS . Untuk meninjau semua perubahan yang Anda buat ke server Anda dalam mengkonfigurasi Server Anda Wizard atau untuk memastikan bahwa peran baru dipasang berhasil, klik Konfigurasikan Server Anda log. Log Server Anda mengkonfigurasi Wizard terletak di %systemroot%\Debug\Configure Anda Server.log. Untuk menutup mengkonfigurasi Server Anda Wizard, klik selesai.

SUMBER:




Senin, 14 Maret 2016

AI (Artificial Intelegence) pada Game

Artificial Intelligence

Definisi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) atau disingkat AI, adalah suatu pengetahuan yang membuat komputer dapat meniru kecerdasan manusia sehingga diharapkan komputer dapat melakukan hal-hal yang apabila dikerjakan manusia memerlukan kecerdasan; misalnya.. melakukan penalaran untuk mencapai suatu kesimpulan atau melalukan translasi dari satu bahasa manusia ke bahasa manuasi yang lain.

Berbagai Definisi Artificial Intelligence menurut para Sumber:

1. Schalkoff (1990) Artificial Intelligence adalah bidang studi yang berusaha menerangkan dan meniru perilaku cerdas dalam bentuk proses komputasi.

2. Rich dan Knight (1991) Artificial Intelligence adalah studi tentang cara membuat komputer melakukan sesuatu yang sampai saat ini orang dapat melakukannya lebih baik.

3. Luger dan Stubblefield (1993) Artificial Intelligence adalah cabang ilmu komputer yang berhubungan dengan otomasi perilaku yang cerdas.

4. Haag dan Keen (1996) Kecerdasan Buatan adalah bidang studi yang berhubungan dengan penangkapan, pemodelan dan penyimpanan kecerdasan manusia dalam sebuah sistem teknologi informasi sehingga sistem tersebut dapat memfasilitasi proses pengambilan keputusan yang biasanya dilakukan oleh manusia.

Tujuan Artificial Intelligence menurut Winston dan Prendergast (Tuban, McLean dan Wetherbe, 1990) bahwa:

1. Membuat mesin lebih pintar

2. Memahami kecerdasan

3. Membuat mesin lebih berguna

Sedangkan pada sekarang ini tujuan AI tidak sekedar membuat komputer dapat berfikir, akan tetapi juga dapat melihat, mendengar, berjalan, bermain dan bahkan merasakan.

O'Brien (2001) dalam bukunya pada halaman 371 menyebutkan atribut perilaku cerdas adalah:

1. Berfikir dan Bernalar

2. Memakai penalaran untuk memecahkan persoalan

3. Menyerap dan menerapkan pengetahuan

4. Meperlihatkan kreativitas dan imajinasi

5. Bekerja dengan situasi yang kompleks dan membingungkan

6. Melakukan tanggapan dengan cepat dan berhasil terhadap situasi baru

7. Mengenali elemen-elemen yang relatif penting dalam suatu situasi

8. Menangani informasi yang rancu, tak lengkap atau salah.

 Nah, atribut-atribut inilah yang antara lain ingin diterapkan pada komputer. 


Game AI bergenre STRATEGY

Strategy adalah Jenis game yang mengharuskan pemainnya menggunakan taktik dan strategi
untuk jeli dalam melihat setiap peluang, kelemahan musuh dan bijaksana dalam menggunakan sumber daya yang ada untuk mengatur suatu unit atau pasukan untuk menyerang markas musuh dalam rangka memenangkan permainan. biasanya di dalam game Strategy, kita dituntut untuk mencari uang, emas, poin atau semua yang berfungsi untuk untuk membiayai pasukan kita.

Games Strategy dibagi 2 :

Real Time Strategy (RTS)
Pada game jenis ini, kita dapat mengendalikan pasukan secara langsung, dari mencari sumber daya, hingga menghancurkan musuh. Semua pertempuran ini dapat kita saksikan secara langsung.

Turn Based Strategy (TBS)
Game Jenis ini adalah game yang di jalankan secara bergiliran, saat kita mengambil keputusan dan menggerakan pasukan, saat itu pihak lawan harus menunggu, begitu pula sebaliknya, layaknya catur.

Game berkualitas dapat di lihat dari:

1 .Alur cerita

Ini merupakan hal utama yang menjadi pertimbangan utama oleh si pemain. Semakin baik, menarik dan kompleks alur cerita sebuah game maka semakin tinggi kualitasnya. Tidak sedikit game yang alur ceritanya begitu mudah dihadapi dan monoton sehingga membosankan dan membuat ratingnya menjadi jatuh.

2.Artificial intelligence

Artificial intelligence adalah sistem kecerdasan dalam pembuatan game. Banyak game yang kurang begitu menggambarkan dari kisah aslinya. Contohnya adalah pada game balap motor. Pada saat motor jatuh atau tabrakan, motor tersebut tidak rusak bahkan tidak lecet sedikitpun. Jelas ini kurang menggambarkan dari kisah aslinya.

3.Grafis

Tampilan yang baik, mulus, tidak patah-patah dan tampak nyata seperti aslinya menjadikan ciri sebuah game yang patut diacungi jempol. Tapi tampilan grafis ini harus diimbangi dengan spesifikasi hardware itu sendiri, terutama pada kartu grafis dan memori.

4.Suara

Suara latar haruslah bagus dan sesuai dengan jenis game itu sendiri. Jika jenis gamenya horor maka musiknya harus bernuansa misteri dan mencekam, jika jenis gamenya olah raga maka musiknya harus bernuansa semangat dan enerjik, dan sebagainya.

 5.Multiplayer

Sebuah game haruslah dapat dimainkan lebih dari 1 orang. Tentunya kita merasa bosan jika terus menerus melawan mesin komputer, akan lebih seru dan lebih menantang lagi jika melawan orang lain, dengan teman kita misalnya.

Kesimpulan

Game bergenre strategy yaitu untuk mengasah logika pemain agar dapat mengalahkan komputer (AI) dengan tingkat kesulitan yang cukup rumit. Game bergenre ini bisa dimainkan untuk kalangan anak anak maupun dewasa. Selain itu, game strategy ini juga cukup menyenangkan untuk dimainkan oleh pemain. 

 http://arisbangil.blogspot.co.id/2011/02/artificial-intelligence.html


Jumat, 23 Oktober 2015

Desain Pemodelan Grafis

Pemodelan adalah membentuk suatu benda-benda atau obyek. Membuat dan mendesain obyek tersebut sehingga terlihat seperti hidup. Sesuai dengan obyek dan basisnya, proses ini secara keseluruhan dikerjakan di komputer. Melalui konsep dan proses desain, keseluruhan obyek bisa diperlihatkan secara 3 dimensi, sehingga banyak yang menyebut hasil ini sebagai pemodelan 3 dimensi (3D modelling).

Ada beberapa aspek yang harus dipertimbangkan bila membangun model obyek, kesemuanya memberi kontribusi pada kualitas hasil akhir. Hal-hal tersebut meliputi metoda untuk mendapatkan atau membuat data yang mendeskripsikan obyek, tujuan dari model, tingkat kerumitan, perhitungan biaya, kesesuaian dan kenyamanan, serta kemudahan manipulasi model. Proses pemodelan 3D membutuhkan perancangan yang dibagi dengan beberapa tahapan untuk pembentukannya. Seperti obyek apa yang ingin dibentuk sebagai obyek dasar, metoda pemodelan obyek 3D, pencahayaan dan animasi gerakan obyek sesuai dengan urutan proses yang akan dilakukan.
a. Motion Capture/Model 2D

Yaitu langkah awal untuk menentukan bentuk model obyek yang akan dibangun dalam bentuk 3D. Penekanannya adalah obyek berupa gambar wajah yang sudah dibentuk intensitas warna tiap pixelnya dengan metode Image Adjustment Brightness/Contrast, Image Color Balance, Layer Multiply, dan tampilan Convert Mode RGB dan format JPEG. Dalam tahap ini digunakan aplikasi grafis seperti Adobe Photoshop atau sejenisnya. Dalam tahap ini proses penentuan obyek 2D memiliki pengertian bahwa obyek 2D yang akan dibentuk merupakan dasar pemodelan 3D.
Keseluruhan obyek 2D dapat dimasukkan dengan jumlah lebih dari satu, model yang akan dibentuk sesuai dengan kebutuhan. Tahap rekayasa hasil obyek 2D dapat dilakukan dengan aplikasi program grafis seperti Adobe Photoshop dan lain sebagainya, pada tahap pemodelan 3D, pemodelan yang dimaksud dilakukan secara manual. Dengan basis obyek 2D yang sudah ditentukan sebagai acuan. Pemodelan obyek 3D memiliki corak yang berbeda dalam pengolahannya, corak tersebut penekanannya terletak pada bentuk permukaan obyek.
b. Dasar Metode Modeling 3D

Ada beberapa metode yang digunakan untuk pemodelan 3D. Ada jenis metode pemodelan obyek yang disesuaikan dengan kebutuhannya seperti dengan nurbs dan polygon ataupun subdivision. Modeling polygon merupakan bentuk segitiga dan segiempat yang menentukan area dari permukaan sebuah karakter. Setiap polygon menentukan sebuah bidang datar dengan meletakkan sebuah jajaran polygon sehingga kita bisa menciptakan bentuk-bentuk permukaan. Untuk mendapatkan permukaan yang halus, dibutuhkan banyak bidang polygon. Bila hanya menggunakan sedikit polygon, maka object yang didapat akan terbagi sejumlah pecahan polygon.
Sedangkan Modeling dengan NURBS (Non-Uniform Rational Bezier Spline) merupakan metode paling populer untuk membangun sebuah model organik. Kurva pada Nurbs dapat dibentuk dengan hanya tiga titik saja. Dibandingkan dengan kurva polygon yang membutuhkan banyak titik (verteks) metode ini lebih memudahkan untuk dikontrol. Satu titik CV (Control verteks) dapat mengendalikan satu area untuk proses tekstur.

c. Proses Rendering

Tahap-tahap di atas merupakan urutan yang standar dalam membentuk sebuah obyek untuk pemodelan, dalam hal ini texturing sebenarnya bisa dikerjakan overlap dengan modeling, tergantung dari tingkat kebutuhan. Rendering adalah proses akhir dari keseluruhan proses pemodelan ataupun animasi komputer. Dalam rendering, semua data-data yang sudah dimasukkan dalam proses modeling, animasi, texturing, pencahayaan dengan parameter tertentu akan diterjemahkan dalam sebuah bentuk output. Dalam standard PAL system, resolusi sebuah render adalah 720 x 576 pixels. Bagian rendering yang sering digunakan:
  • Field Rendering. Field rendering sering digunakan untuk mengurangi strobing effect yang disebabkan gerakan cepat dari sebuah obyek dalam rendering video.
  • Shader. Shader adalah sebuah tambahan yang digunakan dalam 3D software tertentu dalam proses special rendering. Biasanya shader diperlukan untuk memenuhi kebutuhan special effect tertentu seperti lighting effects, atmosphere, fog dan sebagainya.
d. Texturing

Proses texturing ini untuk menentukan karakterisik sebuah materi obyek dari segi tekstur. Untuk materi sebuah object bisa digunakan aplikasi properti tertentu seperti reflectivity, transparency, dan refraction. Texture kemudian bisa digunakan untuk meng-create berbagai variasi warna pattern, tingkat kehalusan/kekasaran sebuah lapisan object secara lebih detail.
e. Image dan Display

Merupakan hasil akhir dari keseluruhan proses dari pemodelan. Biasanya obyek pemodelan yang menjadi output adalah berupa gambar untuk kebutuhan koreksi pewarnaan, pencahayaan, atau visual effect yang dimasukkan pada tahap teksturing pemodelan. Output images memiliki Resolusi tinggi berkisar Full 1280/Screen berupa file dengan JPEG,TIFF, dan lain-lain. Dalam tahap display, menampilkan sebuah bacth Render, yaitu pemodelan yang dibangun, dilihat, dijalankan dengan tool animasi. Selanjutnya dianalisa apakah model yang dibangun sudah sesuai tujuan. Output dari Display ini adalah berupa *.Avi, denganv Resolusi maksimal Full 1280/Screen dan file *.JPEG.
Ada beberapa metode yang digunakan untuk pemodelan 3D. Metode pemodelan obyek disesuaikan dengan kebutuhannya seperti dengan nurbs dan polygon ataupun subdivision. Modeling polygon merupakan bentuk segitiga dan segiempat yang menentukan area dari permukaan sebuah karakter. Setiap polygon menentukan sebuah bidang datar dengan meletakkan sebuah jajaran polygon sehingga kita bisa menciptakan bentuk-bentuk permukaan. Untuk mendapatkan permukaan yang halus, dibutuhkan banyak bidang polygon. Bila hanya digunakan sedikit polygon, maka object yang didapatkan akan terbagi menjadi pecahan-pecahan polygon.
Sedangkan Modeling dengan Nurbs (Non-Uniform Rational Bezier Spline) adalah metode paling populer untuk membangun sebuah model organik. Hal ini dikarenakan kurva pada Nurbs dapat dibentuk dengan hanya tiga titik saja. Dibandingkan dengan kurva polygon yang membutuhkan banyak titik (verteks) metode ini lebih memudahkan untuk dikontrol. Satu titik CV (Control verteks) dapat mengendalikan satu area untuk proses tekstur.


Macam-macam permodelan grafik:


Objek 2 Dimensi

Dalam dunia komputerisasi grafik komputer 2D adalah sebuah generasi gambar digital berbasis komputer, yang kebanyakan mengambil objek-objek dua dimensi. Model grafik tersebut merupakan kombinasi dari model geometri (grafik vektor) gambar digital (rasterGraphics),fungsi matematika, dan sebagainya.

Macam-macam objek 2 Dimensi:

Line, Circle, Arc, Polygon, Text, Section, Rectangle, Ellips, Donut, Star, Helix

Objek 3 Dimensi

3D biasa disebut benda yang memiliki panjang, lebar, tinggi. Grafil 3D merupakan teknik yang berpatokan pada titik sumbu X (datar), sumbu Y (tegak), dan sumbu Z(miring). 3D, biasanya digunakan dalam penanganan grafis. Secara umum 3D menunjuk pada kemampuan dari sebuah video card. Grafik 3D merupakan perkembangan dari grafik 2D. Dalam grafika komputer, 3D merupakan bentuk grafik yang menggunakan representasi data geometri tiga dimensi. Proses pembuatan grafik komputer 3D dapat dibagi ke dalam tiga fase, yaitu 3D modeling yang mendeskripsikan bentuk dari sebuah objek, layout dan animation yang mendeskripsikan gerakan dan tata letak sebuah objek, dan rendering yang memproduksi image dari objek tersebut.

Macam-macam objek 3 Dimensi:

Cube, Sphare, Tube, Pyramid, Plane, Oval,dll

Perkembangan desain grafis saat ini sudah berkembang pesat terutama dengan adanya bantuan teknologi. Beberapa perkembangan desain grafis saat ini yaitu dalam dunia game terutama game 3 dimensi yang terbentuk dari suatu objek yang memiliki panjang, lebar, dan tinggi dengan 3 titik koordinat x, y, dan z. Dimana bentuk game 3 d imensi sekarang memiliki tampilan bentuk yang halus dan detail, sehingga membuatnya mendekati kenyataan dengan tambahan efek-efek yaitu penyinaran dan sebagainya. Semakin bagus dan detail tampilan dari suatu game tersebut di butuhkan kekuatan ekstra untuk melakukan render dalam tiap tampilan pada game tersebut.

Namun ada suatu alat dengan konsep virtual reality yaitu Oculust rift perangkat berbentuk seperti kaca mata yang menyajikan lingkungan tiga dimensi dalam game yang sangat nyata, hingga membuat penggunanya merasa seperti benar-benar "terjun" ke dunia maya. Proses rendering dalam game tersebut sangat berat jika dibandingkan game 3 dimensi. Karena GPU harus bekerja atau memproses dua kali masing-masing untuk mata kanan dan kiri. Desain grafik juga merambah ke dunia gadget seperti handphone, tablet,dll untuk memberikan nuansa tampilan dalam perangkat tersebut.


Tools-tools untuk permodelan grafik, yaitu:


Desktop publishing;

Adobe Photoshop, Adobe Illustrator, Adobe IndesignCoreldraw, GIMP, Inkscape, Adobe Freehand, Adobe image ready, CorelDraw, Adobe Page Maker, Paint Tool SAI

Web Desain;

Adobe Dreamweaver, Microsoft Frontpage, Notepad, Adobe Photoshop

Audio Visual;

Adobe After Effect, Adobe Premier, Final Cut, Adobe Flash, atau sebelumnya Macromedia Flash, Ulead Video Studio, Magic Movie Edit Pro, Power Director

Rendering 3 Dimensi;

3D StudioMax, Maya, AutoCad, Google SketchUp, Light Wave, Blender, Softimage

http://okyasha7.blogspot.co.id/2014/11/tugas-desain-permodelan-grafik.html