Sabtu, 29 November 2014

Security (Database)

Keamanan database adalah suatu cara untuk melindungi database dari ancaman, baikdalam bentuk kesengajaan atau pun bukan. Ancaman adalah segala situasi atau kejadian baik secara sengaja maupun tidak yang bersifat merugikan dan mempengaruhi system serta secara konsekuensi terhadap perusahaan/organisasi yang memiliki system database.Keamanan database tidak hanya berkenaan dengan data yang ada pada database saja, tetapi juga meliputi bagian lain dari system database, yang tentunya dapat mempengaruhi database tersebut. Hal ini berarti keamanan database mencakup perangkat keras, perangkat lunak, orang dan data. Agar memiliki suatu keamanan yang efektif dibutuhkan kontrol yang tepat. Seseorang yang mempunyai hak untuk mengontrol dan mengatur database biasanya disebut Administrator database. Seorang administratorlah yang memegang peranan penting pada suatu system database, oleh karena itu administrator harus mempunyai kemampuan dan pengetahuan yang cukup agar dapat mengatur suatu system database Keamanan merupakan suatu proteksi terhadap pengrusakan data dan pemakaian data oleh pemakai yang tidak punya kewenangan.

Struktur Keamanan Dasar Database

Pada dasarnya keamanan database (database security) dapat dibagi sebagai berikut:

- Keamanan  Server (Server Security)
- Koneksi Database (Database Connections)
- Kontrol Akses Tabel (Table Access Control)
- Membatasi Akses Database (Restricting Database Access)

Masalah Keamanan Data

            Keamanan data biasanya dengan cara melakukan penerapan sebuah password pada saat pengaksessan data, karena tidak semua pemakai boleh bersentuhan dengan sebuah sistem basisdata, hanya pemakai yang terdaftar yang dapat memanfaatkan basisdata, namun pemakai tersebut belum tentu dapat melakukan pengubahan data pemakai tersebut hanya dapat melakukan pengaksesan data tanpa melakukan proses manipulasi data, pemakai yang dapat melakukan manipulasi data hanyalah pemakai yang telah terdaftar dan mendapat rekomendasi dari administrator basis data tersebut. Agar terhindar dari campur tangan orang yang tidak bertanggung jawab sehingga mengakibatkan kerusakan basis data.



PERLINDUNGAN TERHADAP DATA YANG SENSITIF

Penyalahgunaan Database :

1.    Tidak disengaja, jenisnya :

a. kerusakan selama proses transaksi.

b. anomali yang disebabkan oleh akses database yang konkuren

c. anomali yang disebabkan oleh pendistribuasian data pada beberapa computer

d. logika error yang mengancam kemampuan transaksi untuk mempertahankan
konsistensi database.

2. Disengaja, jenisnya :

a. Pengambilan data / pembacaan data oleh pihak yang tidak berwenang.

b. Pengubahan data oleh pihak yang tidak berwenang.

c. Penghapusan data oleh pihak yang tidak berwenang.

Tingkatan Pada Keamanan Database :

1. Fisikal : Lokasi-lokasi dimana terdapat sistem komputer haruslah aman secara fisik terhadap serangan perusak.

2. Manusia : wewenang pemakai harus dilakukan dengan berhati-hati untuk
mengurangi kemungkinan adanya manipulasi oleh pemakai yang berwenang.

3. Sistem Operasi : Kelemahan pada SO ini memungkinkan pengaksesan data oleh pihak tak berwenang, karena hampir seluruh jaringan sistem database menggunakan akses jarak jauh.

4. Sistem Database : Pengaturan hak pemakai yang baik.



Kelemahan keamanan database dapat dibedakan menjadi beberapa kelompok: 

• Vendor bugs/ kelemahan dari pembuat.
• Poor architecture/ rancangan yang jelek.
• Misconfigurations/ salah konfigurasi.
• Incorrect usage/ Penggunaan yang tidak pada tempatnya.

o   Vendor bugs/ kelemahan dari pembuat 

Kelemahan dari pembuat diantaranya adalah buffer overflows dan kesalahan program yang lain yang dihasilkan dari eksekusi perintah olehusers. Downloading dan menginstal patches biasanya digunakan untuk memperbaiki kelemahan dari pembuat.Untuk meyakinkan bahwa kita tidak memiliki kelemahan karena masalah ini maka kita harus terus melihat perkembangan jika ada patches terbaru, secepatnya diinstal setelah diluncurkannya patche terbaru tersebut. 

o   Rancangan yang jelek 

Perancangan yang jelek ini disebabkan karena kurangnya perencanaan yang tepat terhadap bagaimana aplikasi bekerja. Kelemahan yang seperti ini ialah kelemahan yang paling sulit diperbaiki, karena untuk memperbaikinya dibutuhkan kerja ulang secara keseluruhan oleh pembuat. Sebagai contoh rancangan yang jelek adalah pemanfaatan bentuk enkripsi yang lemah darivendor. 

o   Salah konfigurasi 

Salah konfigurasi disebabkan tidak tepatnya konfigurasidatabase. Banyak dari pilihan konfigurasidatabase dapat diset sesuai keamanan yang dibutuhkan. Sebagian dari parameter diset tidak aman secaradefault.Biasanya bukan suatu masalah sampai dibutuhkan perubahan konfigurasi yang tidak diharapkan. Sebagai contoh pada oracle adalah parameter REMOTE_OS_A UTHE NT, secaradef ault diset “true” yang berarti kita mengijinkan user unauthenticated/ tidak berwenang dapat melakukan koneksi kepada database.



o   Penggunaan yang salah 

Penggunaan yang salah terjadi dari pemanfaatan kegunaan/ fungsi perintah dari program yang diberikan oleh pembuat/vendor, yang dipakai untuk menembus system. Sebagai contoh SQL INJECTION yang disalah gunakan.





Sumber : http://rumahradhen.wordpress.com/materi-kuliahku/semester-ii/sistem-keamanan-komputer/pengamanan-sistem-basis-data/

Keamanan Sistem Operasi

Security Operating System

            Sebagian besar sistem ini didasarkan pada ilmu pengetahuan yang dikembangkan pada tahun 1980 dan digunakan untuk memproduksi apa yang mungkin ada dalam beberapa sistem operasi. Selain itu sistem ini juga menggunakan berbagai macam contoh seperti dari kebijakan keamanan komputer model Bell-LaPadula, pada contoh ini kita didasarkan pada kopling fitur perangkat keras mikroprosesor khusus dan juga sering melibatkan unit manajemen memori ke kernel operasi khusus dengan benar dalam menerapkan sistem tersebut. Ini bertujuan untuk membentuk dasar sistem operasi yang aman, dan pada bagian kritis tertentu dirancang dan diterapkan dengan benar, dapat memastikan kemustahilan mutlak penetrasi oleh elemen yang sedang bermusuhan. Sistem operasi ini dirancang terutama bertujuan untuk melindungi informasi keamanan nasional, rahasia militer, dan data lembaga keuangan internasional.
Contoh dari alat keamanan tersebut seperti Orange Book-1 untuk dioperasikan selama rentang "Top Secret" untuk "unclassified" (termasuk Honeywell SCOMP, USAF SACDIN, NSA hitam dan Boeing MLS LAN). Sistem ini di gunakan pada web server, penjaga, database server, dan host manajemen dan digunakan tidak hanya untuk melindungi data yang tersimpan pada sistem tetapi juga untuk memberikan perlindungan tingkat tinggi untuk koneksi jaringan dan layanan routing.

KEAMANAN
Keamanan sistem komputer sendiri adalah untuk menjamin sumber daya agar tidak digunakan atau dimodifikasi oleh pengguna yang tidak memiliki akses.
Keamanan sistem terbagi menjadi 3, yaitu:
·         Keamanan eksternal (External Security): berkaitan dengan pengamanan fasilitas komputer dari penyusup, bencana alam, dll.
·         Keamanan Interface Pemakai (User Interface Security) : berkaitan dengan identifikasi pemakai sebelum mengakses program dan data.
·         Keamanan Internal (Internal Security): Berkaitan dengan pengamanan beragam kendali yang dibangun pada perangkat keras komputer Anda dan sistem operasi untuk menjaga integritas program dan data.
Masalah-masalah Keamanan

Pada keamanan, terdapat 2 masalah penting, yaitu:
1.      Kehilangan Data (data loss)

Kehilangan data dapat disebabkan antara lain:
·         Bencana: kebakaran, banjir, gempa bumi, perang, kerusuhan dll.
·         Kesalahan perangkat keras: tidak berfungsinya hardware.
·         Kesalahan/kelalaian manusia: kesalahan memasukkan data, eksekusi program yang salah, kehilangan data dapat diatasi dengan melakukan backup terlebih dahulu yang saat ini telah tersedia secara online.

2.      Penyusup (intruder)

Penyusup terdiri dari:
·         Penyusup pasif, yaitu yang membaca data yang tidak diotorisasi.
·         Penyusup aktif, yaitu mengubah data yang tidak di otorisasi.
Ancaman-ancaman Keamanan
Sasaran pengamanan adalah menghindari, mencegah dan mengatasi ancaman terhadap sistem. Kebutuhan keamanan sistem komputer dikategorikan 3 aspek, yaitu:
·         Kerahasiaan (secrecy, diantaranya adalah privasi), Keterjaminan bahwa informasi di sistem komputer hanya dapat diakses oleh pihak-pihak yang diotorisasi.
·         Integritas (integrity), Keterjaminan bahwa sumber daya sistem komputer hanya dapat diubah oleh pihak-pihak yg diotorisasi.
·         Ketersediaan (availability), Keterjaminan bahwa sumber daya sistem komputer hanya dapat diubah oleh pihak-pihak yang diotorisasi saat diperlukan.
Teknik Untuk Mengamankan Komputer Anda
Password
Pengguna memilih satu kata kode sebagai tembok pengaman, mengingatnya dan memasukkannya pada saat akan mengakses sistem komputer.
Teknik ini mempunyai kelemahan yang sangat banyak dan mudah ditembus. Pengguna cenderung memilih password yang mudah diingat. Seseorang yang kenal dengan pemakai dapat mencoba login dengan sesuatu yang diketahuinya mengenai pemakai.
Dalam percobaan menyatakan proteksi password dapat ditembus dengan mudah. Percobaan yang dilakukan adalah:
Terdapat file berisi nama depan, nama belakang, nama jalan, tempat lahir, tanggal lahir, dll.
Isi file dicocokkan dengan file password. Hasil percobaan menunjukkan lebih dari 86% cocok dengan password yang digunakan pemakai di file password.



Sumber : http://portal.paseban.com/article/9229/keamanan-sistem-operasi

Digital Culture (New Media)



Digital Culture (budaya digital) adalah sesuatu yang berbeda. Konsep yang telah disesuaikan dengan sektor lainnya, dan memasukkan perspektif yang berbeda mengenai dampak teknologi digital dan jaringan dalam masyarakat. Seharusnya dan idealnya hal semacam ini dibuat oleh Departemen Kebudayaan untuk mengadakan refleksi bersama yang luas mengenai perspektif budaya digital Indonesia, dengan mendorong partisipasi dari semua pemangku kepentingan dalam proses inovatif -konstruksi kolaboratif – kebijakan publik ke, oleh dan menuju ranah digital. Semakin murahnya perangkat komputer dan telepon seluler pribadi, dikombinasikan dengan pesatnya perkembangan aplikasi yang menggunakan perangkat lunak bebas (open source)  dan layanan gratis di jaringan, telah mempromosikan demokratisasi radikal akses ke sarana baru produksi dan akses ke pengetahuan.
New media (media baru), baru disini saya artikan dengan arti “lebih baik”. Berarti media baru tidak sekedar “baru” tapi lebih baik dari media sebelumnya. Contohnya dari zaman dahulu dimana semua media serba analog, semua serba menggunakan kertas. Lalu berganti dengan radio dan televisi sebagai sarana penyampaian informasi, juga ada CD sebagai alat penyimpanan informasi tersebut. Setelah sarana dan alat penyimpanan informasi yang menjadi lebih baik, cara pengolahan informasi pun menjadi lebih baik juga.
Jadi, jika berbicara tentang tentang budaya digital dan media baru pasti akan banyak membicarakan tentang masa depan dimana media baru akan terus bermunculan. Dan jika membahas tentang budaya digital apa dampaknya untuk manusia?, Berbicara dampak pasti akan ada dampak positif dan negatif.
Dampak Positif
Untuk dampak positifnya pasti sudah sangat terasa untuk kita sekarang ini, yaitu kemudahan berkomunikasi. Selain itu dengan budaya digital dan perkembangan media baru pasti kebutuhan manusia akan informasi akan meningkat dan itu akan banyak menumbuhkan lapangan pekerjaan dalam bidang pengolahan dan penyajian informasi.
Dampak Negatif
Untuk dampak negatifnya adalah penyelahgunaan media baru tersebut yang serba cepat dan canggih. Dimana banyak tindakan penipuan dan “pencopetan” melalui media online.
Teknologi sama halnya seperti pisau, tergantung siapa yang memakainya. Jika ditangan orang baik akan sangat bermanfaat, tapi jika ditangan orang jahat akan banyak merugikan orang lain.


Sumber : http://suhailykamil.wordpress.com/2011/09/29/apa-itu-digital-culture/

Social Media


Media sosial adalah sebuah media online, dengan para penggunanya bisa dengan mudah berpartisipasi, berbagi, dan menciptakan isi meliputi blog, jejaring sosial, wiki, forum dan dunia virtual. Blog, jejaring sosial dan wiki merupakan bentuk media sosial yang paling umum digunakan oleh masyarakat di seluruh dunia. Pendapat lain mengatakan bahwa media sosial adalah media online yang mendukung interaksi sosial dan media sosial menggunakan teknologi berbasis web yang mengubah komunikasi menjadi dialog interaktif.

Manfaat

Ø  Pesan yang di sampaikan tidak hanya untuk satu orang saja namun bisa keberbagai banyak orang contohnya pesan melalui SMS ataupun internet. 
Ø  Pesan yang di sampaikan bebas, tanpa harus melalui suatu Gatekeeper. 
Ø  Pesan yang di sampaikan cenderung lebih cepat di banding media lainnya.
Ø  Penerima pesan yang menentukan waktu interaksi

Peran dan Fungsi Media Sosial
            Media sosial merupakan alat promosi bisnis yang efektif karena dapat diakses oleh siapa saja, sehingga jaringan promosi bisa lebih luas. Media sosial menjadi bagian yang sangat diperlukan oleh pemasaran bagi banyak perusahaan dan merupakan salah satu cara terbaik untuk menjangkau pelanggan dan klien. Media sosial sperti blog, facebook, twitter, dab youtube memiliki sejumlah manfaat bagi perusahaan dan lebih cepat dari media konvensional seperti media cetak dan iklan TV, brosur dan selebaran.
Media sosial memiliki kelebihan dibandingkan dengan media konvensional, antara lain :
Ø  Kesederhanaan
Dalam sebuah produksi media konvensional dibutuhkan keterampilan tingkat tinggi dan keterampilan marketing yang unggul. Sedangkan media sosial sangat mudah digunakan, bahkan untuk orang tanpa dasar TI pun dapat mengaksesnya, yang dibutuhkan hanyalah komputer dan koneksi internet.
Ø  Membangun Hubungan
Sosial media menawarkan kesempatan tak tertandingi untuk berinteraksi dengan  pelanggan dan membangun hubungan. Perusahaan mendapatkan sebuah feedback langsung, ide, pengujian dan mengelola layanan pelanggan dengan cepat. Tidak dengan media tradisional yang tidak dapat melakukan hal tersebut, media tradisional hanya melakukan komunikasi satu arah.
Ø  Jangkauan Global
Media tradisional dapat menjangkau secara global tetapi tentu saja dengan biaya sangat mahal dan memakan waktu. Melalui media sosial, bisnis dapat mengkomunikasikan informasi dalam sekejap, terlepas dari lokasi geografis. Media sosial juga memungkinkan untuk menyesuaikan konten anda untuk setiap segmen pasar dan memberikan kesempatan bisnis untuk mengirimkan pesan ke lebih banyak pengguna.
Ø  Terukur
Dengan sistemtracking yang mudah, pengiriman pesan dapat terukur, sehingga perusahaan langsung dapat mengetahui efektifitas promosi. Tidak demikian dengan media konvensional yang membutuhkan waktu yang lama.

Fungsi Media Sosial
              Ketika kita mendefinisikan media sosial sebagai sistem komunikasi maka kita harus mendefinisikan fungsi-fungsi terkait dengan sistem komunikasi, yaitu :
Ø  Administrasi
Pengorganisasian proofil karyawan perusahaan dalam jaringan sosial yang relevan dan relatif dimana posisi pasar anda sekarang. Pembentukan pelatihan kebijakan media sosial, dan pendidikan untuk semua karyawan pada penggunaan media sosial. Pembentukan sebuah blog organisasi dan integrasi  konten dalam masyarakat yang relevan. Riset pasatr untuk menemukan dimana pasar anda.
Ø  Mendengarkan dan Belajar
Pembuatan sistem pemantauan untuk mendengar apa yang pasar anda inginkan, apa yang relevan dengan mereka.
Ø  Berpikir dan Perencanaan
Dengan melihat tahap 1 dan 2, bagaiman anda akan tetap didepan pasar dan begaiman anda berkomunikasi ke pasar. Bagaiman teknologi sosial meningkatkan efisiensi operasional hubungan pasar.
Ø  Pengukuran
Menetapkan langkah-langkah efektif sangat penting untuk  mengukur apakah metode yang digunakan, isi dibuat dan alat yang anda gunakan efektif dalam meningkatkan posisi dan hubungan pasar anda.
Jenis-Jenis Sosial Media

Ø  Proyek Kolaborasi= Website mengijinkan usernya untuk dapat mengubah, menambah, ataupun me-remove konten – konten yang ada di website ini. contohnya Wikipedia.
Ø  Blog = User lebih bebas dalam mengekspresikan sesuatu di blog ini seperti curhat ataupun mengkritik kebijakan pemerintah. contohnya wordpres dan blogspot. 
Ø  Konten = para user dari pengguna website ini saling meng-share konten – konten media, baik seperti video, ebook, gambar, dan lain – lain. contohnya youtube.
Ø  Situs jejaring sosial/ microblog =Aplikasi yang mengizinkan user untuk dapat terhubung dengan cara membuat informasi pribadi sehingga dapat terhubung dengan orang lain. Informasi pribadi itu bisa seperti foto – foto. Contoh facebook.
Ø  Virtual game world = Dunia virtual, dimana mengreplikasikan lingkungan 3D, dimana user bisa muncul dalam bentuk avatar – avatar yang diinginkan serta berinteraksi dengan orang lain selayaknya di dunia nyata. contohnya game online. 
Ø  Virtual social world = Dunia virtual yang dimana penggunanya merasa hidup di dunia virtual, sama seperti virtual game world, berinteraksi dengan yang lain. Namun, Virtual Social World lebih bebas, dan lebih ke arah kehidupan, contohnya second life.

Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Media_sosial